PADANG, REDAKSISUMBAR.ID – (20/12/25)– Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) sekaligus Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Muhammad Jusuf Kalla (JK), memberikan instruksi tegas terkait penguatan mitigasi bencana dan transformasi fungsi masjid saat melakukan kunjungan kerja di Kota Padang, Sabtu (20/12/2025).
JK menekankan bahwa sebagai wilayah dengan risiko bencana geologis yang tinggi, Sumatera Barat harus memiliki standar respon darurat di atas rata-rata nasional.
Respon Cepat di Jalur Merah Bencana
Dalam arahannya di Markas PMI Sumatera Barat, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 ini menginstruksikan seluruh jajaran relawan untuk memastikan kesiapan logistik dan personil selama 24 jam. Hal ini menyusul fluktuasi cuaca ekstrem dan aktivitas tektonik di sepanjang jalur patahan Sumatera.
”Sumatera Barat berada di zona merah. PMI tidak boleh hanya bergerak saat bencana terjadi, tapi harus memastikan sistem peringatan dini dan stok logistik aman di setiap titik strategis. Target kita adalah distribusi bantuan harus sampai ke titik terdalam dalam waktu kurang dari enam jam,” ujar JK kepada media di Padang, Sabtu (20/12).
Transformasi Masjid Menjadi Pusat Ekonomi
Beralih ke agenda DMI, Jusuf Kalla mengunjungi Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi untuk mengonsolidasi para pengurus masjid (marbot) dan tokoh agama. Ia mendesak adanya perubahan paradigma dalam pengelolaan masjid di Sumatera Barat.
JK menyatakan bahwa masjid harus menjadi solusi atas persoalan ekonomi jemaah. “Masjid jangan hanya menjadi tempat ibadah ritual. Harus ada fungsi pemberdayaan ekonomi melalui manajemen zakat dan wakaf yang produktif agar masyarakat sekitar bisa mandiri secara finansial,” tambahnya.
Penguatan Stabilitas Daerah
Kunjungan kerja ini ditutup dengan pertemuan tertutup bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Barat dan tokoh akademisi. Dalam dialog tersebut, JK menyoroti pentingnya sinergi antara pembangunan infrastruktur fisik dengan ketahanan sosial masyarakat Minangkabau dalam menghadapi tantangan ekonomi global tahun 2026.
JK dijadwalkan kembali ke Jakarta sore ini setelah memastikan seluruh program strategis PMI dan DMI di Sumatera Barat berjalan sesuai peta jalan nasional. (hms)




