Barang Bukti Terkait Solar Illegal Raib di Mapolda Sumbar, Pejabat Polda Bungkam ?

banner 468x60

Redaksisumbar.id – Padang. Kinerja Aparat Penegak Hukum di Polda Sumatera Barat perlu dipertanyakan. Pasalnya barang bukti dugaan kejahatan migas berupa truk trailer, mobil panther, tekmon dan jerigen serta solar subsidi yang di bawa dari gudang penumpukan, hilang begitu saja.

Pasca penggrebekan gudang solar illegal dibekas kantor PT. Kreyong By Pass KM 25 beberapa waktu lalu oleh Polda Sumbar, terkuak fakta baru yang mengejutkan. Pasca viralnya penggrebekan yang diduga melibatkan oknum Polda Sumbar berpangkat AKBP, terkuak lagi adanya indikasi keterlibatan oknum TNI AD yang bertugas disalah satu Koramil Padang Pariaman.

Informasi adanya dugaan keterlibatan oknum TNI itu disampaikan langsung oleh AKBP “Af” yang bertugas di SPN Padang Besi. Kepada media, polwan tersebut mengatakan bahwa yang bermain solar illegal itu adalah adiknya yang merupakan oknum anggota TNI yang bertugas disalah satu Koramil.

” Yang bermain solar itu bukan saya. Saya hanya sering mampir dilokasi tersebut. Adik saya Serma “M” yang bertugas di salah satu Koramil Padang Pariaman lah yang punya gudang dan solar itu”, ujar Af.

Ditambahkan Af, bahwa dirinya terseret- seret dalam permasalahan itu karena dia sering mampir digudang tersebut. Sebelum ke kantornya di SPN Padang besi, Af sering singgah disitu.

” Saya tinggal di Lubuk Alung dan berdinas di SPN Padang Besi. Jadi setelah pulang kantor saya sering mampir ketempat itu karena adik saya disana”, ujarnya.

Sebelumnya, telah viral penggrebekan sebuah gudang penimbunan BBM subsidi jenis solar dijalan By Pass KM 25, tepatnya di bekas kantor PT. Kreyong. Dalam penggrebekan yang dilakukan petugas dari Polda Sumbar itu sempat diamankan sebuah truk trailer beserta tekmon dan satu unit mobil panther berwarna hijau tua bermuatan puluhan jerigen.

Barang bukti tersebut dibawa langsung ke Mapolda Sumbar untuk diamankan. Terlihat jelas truk trailer yang bermuatan tekmon berada tepat di depan SPKT Mapolda Sumbar.

Penggrebekan yang disaksikan beberapa wartawan itu sempat viral dibeberapa media sosial. Tapi setelah beberapa hari, postingan di media sosial salah satunya di Tiktok Ontime.id hilang dan diduga dihapus. Begitu juga dengan barang bukti yang diamankan di Mapolda Sumbar juga tidak terlihat lagi saat media mendatangi Mapolda Sumbar pada Senin (6/10) lalu.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya saat dikonfirmasi twekait raib nya barang bukti dugaan kejahatan migas tersebut ke kantornya yang terletak di jalan Sudirman Senin (6/10), tidak bisa ditemui. Menurut salah seorang sesprinya, ibu Kabid Humas sedang ada tamu dan acaranya padat serta tak bisa ditemui.

Keesokan harinya Selasa (7/10) saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Kabid Humas mengatakan dirinya sedang ada giat ke Padang Panjang dan berjanji akan koordinasi kembali. Sayangnya hingga berita ini ditayangkan, konfirmasi yang dijanjikan Kabid Humas itu tidak ada. (Tim)

Dilansir dari Jejak77

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *